Jumat, 27 November 2015

Tindakan Balasan Dari Francis Atas Pengeboman Yang Dilakukan ISIS Di Paris



                Pemerintahan Francis sangat geram akibat adanya pengeboman di Paris yang memakan korban sebanyak 153 orang tewas. Disebutkan bahwa ISIS bertanggung jawab atas pengeboman di Paris. Sebanyak 12 pesawat, termasuk 10 jet tempur dikerahkan untuk menyerang daerah Raqqa, Suriah. Serangan pengemboman dilakukan disana karena ISIS mengklaim bahwa disana adalah pusat dari negara yang akan tengah dibangunnya. Sasarannya adalah pusat komando, pusat perekrutan, tempat menyimpan amunisi dan tempat pelatihan ISIS. Serangan terhadap ISIS tersebut dikatakan sebagai serangan dalam skala besar. Hal itu dikonfirmasi oleh Mickael Soria, penasihat pers dari kementrian pertahanan Perancis.
Karena pengeboman di Paris, Presiden Francois Hollande bahkan menyatakan perang terhadap ISIS. Wah kalau seperti ini makin banyak ya yang menyatakan perang terhadap ISIS. Dunia ini seperti mau kiamat saja karena banyak negara-negara yang berperang. Apakah kalian ingin negara ini mengalami peperangan lagi dan menjauh dari rasa aman dan perdamain antar negara-negara.




Sebenarnya menurut saya tindakan yang dilakukan oleh presiden prancis terlalu berlebihan. Itu akan memancing negara-negara yang lain terbawa emosi. Jadi ada baiknya meredamkan dulu emosi masyarakat dan ketakutan masyarakat Perancis.



                                                                              








Tidak ada komentar:

Posting Komentar